THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 26 Desember 2008

Lihat aku, Dengarkan aku...

Bukan munafik,

Tapi memang...
Tdk semua yang ingin kuukir dapat terukir
Tdk semua yang ingin kutulis dapat tertulis

Dan...
Tdk semua yang terbaca ingin kubaca
Tdk semua yang terdengar ingin kudengar

Ma’af jika...
Tdk semua yang ingin kuucap dapat terucap
Tdk semua yang terucap ingin kuucap

Karena aku.. Fatamorgana...


>> Malaikat-Kecil
Dalam dunia

Jumat, 19 Desember 2008

Hari ini cerah...

Seorang teman berkata
’Aku pusing, kepalaku pening’
’Stress sana-sini’
Mengeluh..menghujat..
Namun kusampaikan padanya
Hari ini cerah

Ketika mereka berkata
’Aku muak dengan hidup’
’Aku benci pada kenyataan’
’Tuhan tak adil padaku’
Kejamnya takdir
Tapi bagiku.. hari ini cerah

Saat seorang kekasih meratap
’Dia telah meninggalkanku’
’Hatinya mendua’
’Persetan dengan cinta’
Menyisakan perih, trauma..
Dan dengan senyum kuucap
Hari ini cerah

Di waktu semua orang berujar
’Masa laluku kelam’
’Masa depanku suram’
’Kini ku tenggelam’
Kutengadah kepalaku
Dan ku masih merasa
Hari ini cerah

Saat orang lain berumpama
’Bayangku mengabur’
’Mentariku terbenam’
’Rembulanku tlah hilang’
’Mendung selimuti jiwa’
Ingin lenyap dari cahaya
Di sini tetap ku ungkap
Hari ini cerah

Di mana drama para pekerja
Sang pimpinan berkata
’Anak buahku pembangkang’
Dan anak buah tak mau kalah
’Enaknya jadi pimpinan
Hanya bisa mencari kesalahan’
Mereka pun saling berargumen
Tapi bagiku hari ini cerah

Ketika seorang anak
Menyanyikan jeritan hati
’Ayahku pemabuk’
’Ibuku menderita’
’Keluargaku berantakan’
Dalam hati ku siratkan
Hari ini cerah

Ingin kubungkam mulut dunia
Bisakah hening sejenak?...
Damai.. tenang... tentram..
Mungkin saja itu terjadi
Ketika aku yang berteriak
”Kepalaku mau pecah”
”Terkutuklah engkau hidup”

Namun hingga kini
Segenap hati kumasih merasa
Hari ini cerah...

>> Malaikat-kecil
Bukan sang suci, namun terus mencoba hargai hidup

Sabtu, 13 Desember 2008

Untuk Saudaraku...

Sebenarnya tidak ada kata mudah atau susah dalam menempuh 'jalan' yang kita pilih, bila kita memiliki 'keikhlasan hati' dalam menjalaninya... Yach, bukan berarti saat ini KAMU tidak ikhlas, mungkin KAMU hanya belum 'menemukannya' sepenuhnya. Karena dalam pencarian itu, dibutuhkan ketabahan hati serta pemikiran..
Ketika KAMU menentukan pilihan, pastinya KAMU akan memikirkan semua kebaikan-kebaikan dari pilihanMU itu. KAMU lupa akan kesulitan yang akan KAMU hadapi nantinya, sehingga KAMU tidak siap saat menghadapinya.
Oleh karena itu, sebelum KAMU memutuskan, yakinkan dulu hatiMU akan apa yang hendak KAMU pilih. Jangan sampai setelah KAMU menjalaninya, pilihanMU itu justru menjadi beban buatMU. Sebab, mempertahankan sesuatu lebih sulit daripada memperolehnya.
Namun, ketika hati KAMU telah betul2 bertekad, mulailah walaupun belum menemukan 'keikhlasan hati'. Mulailah, sambil berusaha terus mencari makna hakiki, dengan sendirinya hatiMU akan ikhlas. Pada awalnya mungkin KAMU akan merasa 'terpaksa', motivasi dirimu dengan keterpaksaan itu. Lalu, bayangkan dampak positif yang akan KAMU peroleh. Semakin lama KAMu tidak akan memedulikan kedua hal tadi. Yang ada dipikiranmu hanyalah : "KAMU harus melakukannya".....
>> Malaikat-kecil
Mencari jati diri
cuap2:untuk sahabatku yang sedang bimbang..memutuskan utk menutupi auratnya..mudah2an gak tambah bingung y abis baca ini ^^v
untuk 'kebimbangan' yang lain jg bisa jd perenungan kok :D

Rabu, 10 Desember 2008

Bintang Kecil


Indah...

Bersinar...
Nyata...
Ceria...

Tapi siapa yang sanggup menggapai kilaunya...
Sungguh kasihan sang bintang kesepian

>> Malaikat-kecil...
melihat malam