THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 19 Desember 2008

Hari ini cerah...

Seorang teman berkata
’Aku pusing, kepalaku pening’
’Stress sana-sini’
Mengeluh..menghujat..
Namun kusampaikan padanya
Hari ini cerah

Ketika mereka berkata
’Aku muak dengan hidup’
’Aku benci pada kenyataan’
’Tuhan tak adil padaku’
Kejamnya takdir
Tapi bagiku.. hari ini cerah

Saat seorang kekasih meratap
’Dia telah meninggalkanku’
’Hatinya mendua’
’Persetan dengan cinta’
Menyisakan perih, trauma..
Dan dengan senyum kuucap
Hari ini cerah

Di waktu semua orang berujar
’Masa laluku kelam’
’Masa depanku suram’
’Kini ku tenggelam’
Kutengadah kepalaku
Dan ku masih merasa
Hari ini cerah

Saat orang lain berumpama
’Bayangku mengabur’
’Mentariku terbenam’
’Rembulanku tlah hilang’
’Mendung selimuti jiwa’
Ingin lenyap dari cahaya
Di sini tetap ku ungkap
Hari ini cerah

Di mana drama para pekerja
Sang pimpinan berkata
’Anak buahku pembangkang’
Dan anak buah tak mau kalah
’Enaknya jadi pimpinan
Hanya bisa mencari kesalahan’
Mereka pun saling berargumen
Tapi bagiku hari ini cerah

Ketika seorang anak
Menyanyikan jeritan hati
’Ayahku pemabuk’
’Ibuku menderita’
’Keluargaku berantakan’
Dalam hati ku siratkan
Hari ini cerah

Ingin kubungkam mulut dunia
Bisakah hening sejenak?...
Damai.. tenang... tentram..
Mungkin saja itu terjadi
Ketika aku yang berteriak
”Kepalaku mau pecah”
”Terkutuklah engkau hidup”

Namun hingga kini
Segenap hati kumasih merasa
Hari ini cerah...

>> Malaikat-kecil
Bukan sang suci, namun terus mencoba hargai hidup

2 komentar:

bumikhairanakmal mengatakan...

kenapa hari ini cerah???

Little Angel mengatakan...

setiap hari itu cerah, untuk org yg slalu berusaha berpkir positif ttg apa yg dihadapinya pada hari itu, meski sebenarnya ada sejuta kabut mendung yg menyelimuti...